Materi Lengkap Konsep Usaha dan Energi Fisika SMA Kelas X

A. Usaha

Pengetahuan awal untuk mempelajari usaha kamu harus mengingat kembali konsep materi gaya yaitu pada bab hukum newton tentang gerak. Gaya adalah cara untuk membuat benda bergerak ataupun berhenti sedangkan  Usaha adalah gaya yang dilakukan untuk memindahkan benda sejauh perpindahannya. Usaha terjadi ketika energi dipindahkan dari suatu sistem ke sistem yang lainnya.

Contoh sederhana ketika kamu mengangkat sebuah benda merupakan gaya dengan harapan benda akan berpindah (usaha).


Untuk menghitung usaha, kamu bisa menggunakan rumus berikut:

W = F. s

Keterangan:
W (Works) = usaha (Joule)
F (Force) = gaya (N)
s (Shift) = pepindahan (m)

Konsep usaha dalam fisika tersebut apabila digambarkan dalam bentuk grafik gaya terhadap perpindahan yaitu sebagai berikut:


Dari grafik diatas dapat disimpulkan bahwa besar Usaha merupakan luas daerah yang diarsir.

Lalu bagaimana jika gaya yang diberikan pada benda memiliki sudut (miring)? Kamu harus ingat konsep proyeksi gaya pada sumbu x dan y  pada materi sebelumnya.


B. Energi

Energi adalah kemampuan benda untuk melakukan usaha (kerja) atau melakukan perpindahan. Kamu harus tahu bahwa energi ini sifatnya kekal. Energi memiliki suatu hukum yang sering disebut dengan hukum kekekalan energi. Artinya, energi tidak dapat musnah, tetapi hanya bisa berubah bentuk dari energi satu ke energi lainnya. Ada 3 jenis energi yang umum kamu temukan di kehidupan sehari-hari, yaitu energi kinetik, energi potensial, dan energi mekanik.
Uraiannya dapat kamu simak dibawah ini:

1. Energi Kinetik

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak. Semua benda bergerak memiliki energi kinetik karena mempunyai kecepatan, sedangkan semua benda yang diam tidak memiliki Energi kinetik karena tidak ada kecepatan. Berikut adalah rumus yang digunakan untuk menghitung besar energi kinetik:

Keterangan:
Ek = Energi Kinetik (Joule)
m = massa (kg)
v = kecepatan (m/s)

Berdasarkan rumus tersebut, dapat kita ketahui bahwa kecepatan dan massa benda berbanding lurus dengan besarnya energi kinetik. Semakin besar benda bergerak semakin cepat, maka energi kinetik benda semakin besar.

2. Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang tersimpan pada benda karena kedudukan atau ketinggian beda dari titik acuan. Benda yang diam namun berada di ketinggian tertentu maka akan memiliki energi potensial. Sedangkan, benda yang bergerak namun tidak memiliki ketinggian maka tidak memiliki energi potensial. Berikut adalah rumus yang digunakan untuk menghitung besar energi potensial:

Ep = m.g.h

Keterangan:
Ep = energi potensial (Joule)
m = massa (kg)
g = gaya gravitasi (m/s2)
h = ketinggian (m)

Berdasarkan rumus tersebut, dapat kita ketahui bahwa ketinggian benda berbanding lurus dengan besarnya energi potensial. Semakin tinggi benda dari titik acuan, maka energi potensial yang dimiliki benda semakin besar pula.

3. Energi Mekanik

Energi mekanik adalah energi total dari energi kinetik dan energi potensial. Yaitu benda yang bergerak dengan kecepatan tertentu sekaligus berada pada ketinggian tertentu dari titik acuannya.
Rumus energi mekanik yaitu:

Em = Ek + Ep

Keterangan;
Em = energi mekanik
Ek = energi kinetik
Ep = energi potensial

Hubungan Usaha dengan Energi Potensial


Apabila sebuah benda berada pada ketinggian tertentu dan diangkat hingga ketinggiannya berubah, maka besar usaha yang dilakukan adalah sebesar perubahan energi potensial benda tersebut.

Rumus untuk menentukan Hubungan Usaha dengan Energi Potensial yaitu:
W = ∆Ep
W = m.g.h2 – m.g.h1
W =  m.g (h2-h1)

Hubungan Usaha dengan Energi Kinetik

Apabila sebuah benda mengalami perubahan kelajuan maka besar usaha yang dilakukan sebesar perubahan energi kinetik yang terjadi pada benda tersebut.

Rumus untuk menentukan Hubungan Usaha dengan Energi Kinetik yaitu:


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »