Tanda Matematis pada MATLAB




Operasi
Simbol
Contoh
Penambahan, a+b
+
6+3
Pengurangan, a-b
-
6-3
Perkalian, a.b
*
6*3
Pembagian, a÷b
/ atau \
6/3 atau 3\6
Pemangkatan, ab
^
6^3


Urutan operasi ini dikerjakan dalam suatu ekspresi yang mengikuti aturan prioritas yang biasa. Aturan itu diringkas sebagai berikut: ekspresi dikerjakan dari kiri ke kanan, dengan pemangkatan mempunyai prioritas tertinggi, diikuti dengan perkalian atau pembagian yang mempunyai prioritas yang sama, diikuti dengan penambahan dan pengurangan yang juga mempunyai prioritas yang sama. Tanda kurung dapat digunakan untuk mengubah urutan pengerjaan yang biasa, dimana bagian yang digunakan terlebih dahulu adalah bagian yang ada didalam kurung paling dalam kemudian keluar. 

Contoh 1
Penggunaan tanda operasi:
X=2
Y= x2 +2x+3

Untuk memulai perhitungan di command window maka kita perlu mendeklarasikan terlebih dahulu fungsi-fungsinya dengan memperhatikan tanda matematisnya. Dari contoh kasus tersebut,
Maka : x2 = x^2 dan 2x = 2*x selebihnya sama.
Setiap data yang kita tuliskan harus diakhiri dengan tanda titik koma (;) kecuali data terakhir. Fungsi titik koma (;) disini adalah  sebagai pemisah fungsi satu dengan yang lainnya. Setelah data dituliskan semua lalu tekan Enter maka data akan terhitung sesuai perintah. Berikut perintah pada command windows:


>> x=2;

>> y=x^2+2*x+3



y =



    11



>> 



Dari perhitungan tersebut didapatkan besar nilai Y adalah 11

Untuk menghapus data yang sudah dikerjakan, ketik clc;  kemudian tekan enter. Maka data yang kita tulis akan terhapus namun masih tetap diingat oleh Command Window. 
>> x=2;

>> y=x^2+2*x+3



y =



    11



>> clc;

 
Contoh 2
Diketahui =      a= 2
                              b=3
                             c=1,5

ditanyakan =   a. (a+b)c
                                b.(a+b)/c
Untuk menjawab pada command windows, maka perintahnya adalah sebagai berikut:
>> a=2;

>> b=3;

>> c=1.5;

>> (a+b)^c



ans =



   11.1803



>> (a+b)/c



ans =



    3.3333