Pengertian dan contoh uji Paired Sample T-test serta langkah-langkah menganalisisnya menggunakan SPSS



 
        

     Uji Paired Sample T test merupakan uji yang digunakan untuk dua sample data yang berpasangan.  Pada uji ini menggunkan sample yang sama, namun diberi perlakuan yang berbeda. Biasanya peneliti ingin membandingkan data sebelum diberi perlakuakn (pretest) dan sesudah diberi perlakuan (postest).
        
     Contoh kasus untuk Uji Paired Sample T test yaitu sebagai berikut :

    Pada pembelajaran IPA, pada suatu kelas, dilakukan pre test kemudian diterapkan multimedia interaktif kemudian dilakukan post test untuk mengetahui apakah setelah menggunakan multimedia interaktif, rata-rata hasil belajar IPA siswa meningkat secara signifikan. Kasus ini akan dilakukan analisis dengan menggunakan uji paired sample t test. Adapun hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah :

  •     Hipotesis: Setelah diterapkan pembelajaran menggunakan multimedia interaktif nilai post test >   pretes


  •          Ho:Nilai post = Nilai pre

  •          H1:Nilai  post> Nilai pre


      Data yang digunakan untuk menguji kasus tersebut yaitu :
Pretest
Posttest
70
80
80
80
70
90
80
80
60
80
60
70
70
80
70
70
80
70
60
80
60
90
70
80
70
80
80
70
90
60
60
70
50
80
60
80
60
80
70
70
70
60
80
70
70
90
70
80
  
     Asumsi awal yang harus dipenuhi adalah data tersebut berdistribusi normal. Untuk melihat apakah data tersebut berdistribusi normal atau tidak maka dilakukan dilakukan uji distribusi normal terlebih dahulu,langkah-langkahnya yaitu sebgai berikut :

  1. Membuka SPSS kemudian mengisi kolom pada Variabel View,seperti di bawah ini


  
2. Mengisi data pada nilai Pretest dan posttest,lalu melakukan uji distribusi normal dengan cara klik  Analyze >> Nonparametric tests >> Legacy Dialog >> 1-Simple K-S
 
 3.  Memindahkan data pada tabel satu persatu ke ruas sebelah kanan,lalu klik Ok. 
                4.   Maka hasil uji distribusi normalnya yaitu sebagai berikut :
 


Data tersebut merupakan data berdistribusi normal karena Asym Sign (2-tailed) pada Hasil Pretest 0,545 dan Hasil Postest 0,203 > 0,05. Jika data telah berdistribusi normal maka selanjutnya dapat melakukan uji Paired Sample T-test.



Langkah-langkah untuk melakukan analisis Paired Sample t test yaitu :
      1. Klik Analyze >> Compare Means >> lalu pilih Paired Sample T-test. 
     2. Memindahkan data pada ruas kanan,Posttest pada variabel 1 dan Pretest pada variabel 2,lalu klik Ok.
 
        3. Maka hasil uji  Paired Sample T-test seperti di bawah ini :



      Kesimpulan :                                                           
      Karena sig (2-tailed) 0,015 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, jadi kesimpulannya ada perbedaan antara posttest dengan pretest. 
      
                                                    ~ ~ ~ ~ ~ semoga bermanfaat :) ~ ~ ~ ~ ~

      Lihat juga pengertian dan contoh analisis data menggunakan SPSS :






f