PENJUMLAHAN VEKTOR
STANDAR KOMPETENSI
1.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
2.
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR
1.1.
Menerapkan prinsip penjumlahan vektor (dengan pendekatan geometri).
Indikator:
1. MenguraikanVektor
2.
Menjumlahkan vector secara analitis
2.1.Menyajikan hasil pengukuran besaran fisis dengan menggunakan peralatan dan teknik yang tepat untuk penyelidikan ilmiah.
2.2.Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk menentukan resultan vector.
Indikator :
1. Melakukan percobaan menentukan resultan vector dengan demonstrasi.
I.
TUJUAN
Adapun tujuan dari percobaan ini yaitu sebagai berikut
:
Setelah diberikan penjelasan dan melakukan praktikum ini siswa diharapkan dapat mengetahui hubungan antara perubahan sudut dengan resultan gaya serta menguraikan dan menjumlahkan
vector dengan tepat.
Siswa diwajibkan telah membaca
materi dibuku yang telah diberikan,
yaitu :
- Saripudin, Aip, dkk.2009. Praktis Belajar Fisika untuk kelas X.Jakarta : Pusat Pembukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
- Sumarsono, Joko. 2008. Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta : Pusat Pembukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
- Widodo, Tri. 2009. Fisika untuk SMA/MA Kelas X.Jakarta : Pusat Pembukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
- Handayani, Sri dan Ari Damiri. 2009. Fisika untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta : Pusat Pembukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
II. ALAT DAN BAHAN
Alatdanbahan yang
digunakanpadapercobaaniniyaitu :
No
|
Alat dan Bahan
|
Jumlah
|
Gambar
|
1.
|
Neraca pegas
|
2
|
|
2.
|
Balok pendukung
|
2
|
|
3.
|
Beban 50 gr
|
1
|
|
4.
|
Batang statif panjang
|
2
|
|
5.
|
Panjang statif pendek
|
2
|
|
6.
|
Busur
|
1
|
|
7.
|
Benang Nilon
|
± 10
cm
|
|
8.
|
Dasar statif
|
2
|
|
III. PROSEDUR PERCOBAAN
Dalam melakukan percobaan ini, praktikan harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut
:
- Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam percobaan!
- Rangkailah alat seperti pada gambar dibawah ini!

- Pasanglah penunjuk pada batang statif panjang dengan So sebagai jarak awal dan S1 sebagai jarak akhir!
- Berijarak So dan S1 sejauh 5 cm!
- Gantungkan beban pada kedua neraca pegas dengan sudut 50 dengan menggunakan busur, kemudian lihat besar gaya pada neraca pegas!
- Lakukan kembali langkah 4, dengan mengubah besar sudutnya masing-masing 100, 150, 200, 250, 300, 350,400, 450, dan 500!
- Setelah kita mengetahui besar gaya yang dialami benda, lalu hitung berat beban (N) dan cari resultan gayanya pada masing-masing percobaan!
- Kemudian isilah tabel berikut ini berdasarkan percobaan yang anda lakukan
IV. HASIL PERCOBAAN
4.1 Data Hasil Percobaan
A1
|
A2
|
F1 (
N )
|
F2 (
N )
|
Berat beban (N)
|
Resultan gaya (N)
|
a
|
b
|
c
|
d
|
e
|
F
|
50
|
50
|
||||
100
|
100
|
||||
150
|
150
|
||||
200
|
200
|
||||
250
|
250
|
||||
300
|
300
|
||||
350
|
350
|
||||
400
|
400
|
||||
450
|
450
|
||||
500
|
500
|
4.2 Kegiatan Diskusi
Setelah
melakukan praktikum, silahkan diskusikan dengan kelompokmu
pertanyaan-pertanyaan berikut :
1.
Besaran yang memiliki nilai dan
arah adalah …
2.
Amatilah kolom c dan d, nilai di kolom tersebut
cenderung ……
3.
Amatilah Kolom a, b, c, dan d.
Nilai pada kolom c dan d akan ….….. Jika sudut pada
kolom a dan b …....
4.
Bagaimana
kecenderungan nilai resultan gaya pada percobaan ini ?
5.
Jadi, dapat
dikatakan bahwa semakin besar sudut yang dibentuk, maka gaya yang dihasilkan
akan ......
6.
Dalam
menjumlahkan vektor ada beberapa metode yang dapat digunakan, yaitu .... , ....
, dan ....
7.
Dari
percobaan, gambarkan grafik hubungan antara besar sudut dengan resultan gaya,
pada milimeter blok yang telah diberikan!
8.
Dari
percobaan, apakah besar sudut mempengaruhi besar resultan gaya ? Jika tidak,
apa alasannya? Dan jika Iya, ungkapkan alasannya!
9.
Dari hasil
grafik, resultan terhadap besar sudut dapat diketahui bahwa, resultan ...
dengan besar sudut yang dibentuk.
10. Jelaskancaramenguraikandanmenjumlahkan
vector darihasilpercobaan yang dilakukan !
V. PEMAHAMAN KONSEP
Untuk lebih memahami materi penjumlahan
vektor, siswa diharapkan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut,
berdasarkan hasil percobaan dan buku referensi:
1. Apa perbedaan antara penjumlahan vektor
dengan metode segitiga, poligon, analitis, dan metode jajar genjang ?
2.
Dua gaya yang besarnya 10 N
bekerja pada suatu benda.
Sudut di antara kedua gaya itu sebesar
120. Resultan kedua gaya sebesar……N.
3.
Jika vector A = 3 satuan, B= 4 satuan dan( A+) = 5
satuan, maka sudut yang diapit oleh
vector A dan vector B adalah …..
4.
Gambarkan vector gaya berikut ini
:
a) gaya 20 N dalam arah 45 terhadap sumbu x positif
b) gaya 50 N pada 120
c) gaya 40 N dalam arah 30 terhadap sumbu y (kekanan)
d) gaya – 60 N dalam arah 210 terhadap sumbu x positif
a) gaya 20 N dalam arah 45 terhadap sumbu x positif
b) gaya 50 N pada 120
c) gaya 40 N dalam arah 30 terhadap sumbu y (kekanan)
d) gaya – 60 N dalam arah 210 terhadap sumbu x positif



